Komponen-komponen Elektronika

Nama   : Tanti Dwini Noor Rizki
Kelas   : X-R1 Rekayasa Perangkat Lunak

1. Komponen Pasif

Komponen pasif adalah komponen elektronika yang dalam pengoperasiannya tidak memerlukan

sumber tegangan atau sumber arus tersendiri.

Adapun yang termasuk komponen pasif antara lain :

1.1.            RESISTOR

Resistor adalah suatu komponen elektronika yang fungsinya untuk menghambat arus

listrik.

Resistor dapat dibagi menjadi dua, yaitu :

1.1.1.      Resistor Tetap

Resistor tetap adalah resistor yang memiliki nilai hambatan yang tetap. Resistor

memiliki batas kemampuan daya misalnya : 1/16 watt, 1/8 watt, ¼ watt, ½ watt

dsb.

Artinya resitor hanya dapat dioperasikan dengan daya maksimal sesuai dengan

kemampuan dayanya.

Simbol Resistor Tetap :

Untuk mengetahui nilai hambatan suatu resistor dapat dilihat atau dibaca dari

warna yang tertera pada bagian luar badan resistor tersebut yang berupa gelang

warna.

 

Tabel Kode Warna Resistor

Warna

Pita pertama

Pita kedua

Pita ketiga
(pengali)

Pita keempat
(toleransi)

Pita kelima
(koefisien suhu)

Hitam 0 0 × 100
Cokelat 1 1 ×101 ± 1% (F) 100 ppm
Merah 2 2 × 102 ± 2% (G) 50 ppm
Oranye 3 3 × 103 15 ppm
Kuning 4 4 × 104 25 ppm
Hijau 5 5 × 105 ± 0.5% (D)
Biru 6 6 × 106 ± 0.25% (C)
Ungu 7 7 × 107 ± 0.1% (B)
Abu-abu 8 8 × 108 ± 0.05% (A)
Putih 9 9 × 109
Emas × 10-1 ± 5% (J)
Perak × 10-2 ± 10% (K)
Kosong ± 20% (M)

Contoh :

Gambar sistem kode pewarnaan pada resistor

Keterangan untuk 4 band :

– Gelang ke-1 dan ke-2 menyatakan angka dari resistor tersebut.

– Gelang ke-3 menyatakan faktor pengali (banyaknya nol).

– Gelang ke-4 menyatakan toleransi.

Misalnya :

Resistor dengan warna : merah hitam kuning perak

Maka nilainya : 2 0 104 10%

Berarti nilai resistor tersebut adalah = 200.000 Ohm atau 200 Kohm dengan

toleransi sebesar 10%.

Range hambatan resistor tersebut adalah

= 200.000 ± 10%

= 10% x 200.000 = 20.000 Ohm

= 200.000 – 20.000 sampai 200.000 + 20.000

= 180.000 sampai 220.000 Ohm.

1.1.2. Resistor yang Tidak Tetap (Variabel)

Ialah resistor yang nilai hambatannya atau resistansinya dapat diubah-ubah.

Jenisnya antara lain : hambatan geser, trimpot dan potensiometer.

Yang banyak digunakan ialah trimpot dan potensimeter.

a. Potensiometer

Resistor yang nilai resistansinya dapat diubah-ubah dengan memutar poros

yang telah tersedia. Potensiometer pada dasarnya sama dengan trimpot secara

fungsional.

Simbol Potensiometer :

b. Trimpot

Resistor yang nilai resistansinya dapat diubah-ubah dengan cara memutar

porosnya dengan menggunakan obeng. Untuk mengetahui nilai hambatan dari

suatu trimpot dapat dilihat dari angka yang tercantum pada badan trimpot

tersebut.

Simbol Trimpot :

 

 

 

1.2.KAPASITOR

Kapasitor adalah suatu komponen elektronika yang dapat menyimpan dan melepaskan

muatan listrik atau energi listrik. Kemampuan untuk menyimpan muatan listrik pada

kapasitor disebut dengan kapasitansi atau kapasitas. Seperti halnya hambatan, kapasitor

dapat dibagi menjadi :

1.2.1. Kapasitor Tetap

Kapasitor tetap merupakan kapasitor yang mempunyai nilai kapasitas yang tetap.

Simbol Kapasitor Tetap :

Kapasitor dapat dibedakan dari bahan yang digunakan sebagai lapisan diantara

lempeng-lempeng logam yang disebut dielektrikum.

Dielektrikum tersebut dapat berupa keramik, mika, mylar, kertas, polyester

ataupun film. Pada umumnya kapasitor yanng terbuat dari bahan diatas nilainya

kurang dari 1 mikrofarad (1mF).

Satuan kapasitor adalah Farad, dimana 1 farad = 103 mF = 106 mF = 109 nF =1012

pF.

Untuk mengetahui besarnya nilai kapasitas atau kapasitansi pada kapasitor dapat

dibaca melalui kode angka pada badan kapasitor tersebut yang terdiri dari 3 angka.

Angka pertama dan kedua menunjukkan angkaatau nilai, angka ketiga

menunjukkan faktor pengali atau jumlah nol, dan satuan yang digunakan ialah

pikofarad (pF).

Contoh :

Pada badan kapasitor tertulis angka 103 artinya nilai kapasitas dari kapasitor

tersebut adalah 10×103 pF = 10 x 1000 pF = 10nF = 0,01 mF.

Kapasitor tetap yang memiliki nilai lebih dari atau sama dengan 1mF adalah

kapasitor elektrolit (elco). Kapasitor ini memiliki polaritas (memiliki kutub positif

dan kutub negatif) dan biasa disebutkan tegangan kerjanya.

Misalnya : 100mF 16 V artinya elco memiliki kapasitas 100mF dan tegangan

kerjanya tidak boleh melebihi 16 volt.

Simbol Elco :

 

 

 

 1.2.2. Kapasitor Tidak Tetap

Kapasitor tidak tetap adalah kapasitor yang memiliki nilai kapasitansi atau

kapasitas yang dapat diubah-ubah. Kapasitor ini terdiri dari :

a. Kapasitor Trimer

Kapasitor yang nilai kapasitansinya dapat diubah-ubah dengan cara memutar

porosnya dengan obeng.

Simbol Trimmer :

b. Variabel Capasitor (Varco)

Kapasitor yang nilai kapasitansinya dapat diubah-ubah dengan memutar poros

yang tersedia. (bentuk menyerupai potensiometer)

 

1.3.DIODA (PN Junction)

Dioda merupakan suatu semikonduktor yang hanya dapat menghantar arus listrik dan

tegangan pada satu arah saja. Bahan pokok untuk pembuatan dioda adalah Germanium

(Ge) dan Silikon/Silsilum (Si).

Dioda terdiri dari :

1.3.1. Dioda Kontak Titik

Dioda ini dipergunakan untuk mengubah frekuensi tinggi menjadi frekuensi

rendah.

Contoh tipe dari dioda ini misalnya; OA 70, OA 90 dan 1N 60.

 

1.3.2. Dioda Hubungan

Dioda ini dapat mengalirkan arus atau tegangan yang besar hanya satu arah.

Dioda ini biasa digunakan untuk menyearahkan arus dan tegangan.

Dioda ini memiliki tegangan maksimal dan arus maksimal, misalnya Dioda tipe

1N4001 ada 2 jenis yaitu yang berkapasitas 1A/50V dan 1A/100V.

Simbol dioda hubungan sama dengan simbol dioda kontak titik.

 

1.3.3. Dioda Zener

Dioda Zener adalah dioda yang bekerja pada daerah breakdown atau pada daerah

kerja reverse bias. Dioda ini banyak digunakan untuk pembatas tegangan.

Tipe dari dioda zener dibedakan oleh tegangan pembatasnya. Misalnya 12 V, ini

berarti dioda zener dapat membatasi tegangan yang lebih besar dari 12 V atau

menjadi 12 V.

1.3.4. Dioda Pemancar Cahaya (LED)

LED adalah kepanjangan dari Light Emitting Diode (Dioda Pemancar Cahaya).

Dioda ini akan mengeluarkan cahaya bila diberi tegangan sebesar 1,8 V dengan

arus 1,5 mA. LED banyak digunakan sebagai lampu indikator dan peraga

(display).

 

 

1.4.TRANSFORMATOR

Transformator disingkat dengan Trafo. Trafo terdiri dari dua buah lilitan yaitu lilitan

primer dan lilitan skunder. Trafo bekerja berdasarkan sistem perubahan gaya medan listrik,

yang dapat digunakan untuk menaikan atau menurunkan tegangan listrik AC.

 

1.5.RELAY

Relay adalah saklar (switch) elektrik yang bekerja berdasarkan medan magnet. Relay

terdiri dari suatu lilitan dan switch mekanik. Switch mekanik akan bergerak jika ada arus

listrik yang mengalir melalui lilitan.

Susuna  n kontak pada relay adalah:

Normally Open : Relay akan menutup bila dialiri arus listrik.

Normally Close : Relay akan membuka bila dialiri arus listrik.

Changeover : Relay ini memiliki kontak tengah yang akan melepaskan diri dan

membuat kontak lainnya berhubungan.

 

 

2. KOMPONEN AKTIF

Komponen aktif adalah komponen elektronika yang dalam pengoperasiannya memerlukan

sumber arus atau sumber tegangan tersendiri.

Yang termasuk komponen aktif antara lain :

2.1.TRANSISTOR

Transistor memiliki dua jenis yaitu: Transistor Bipolar dan Transistor Unipolar.

Transistor Bipolar adalah transistor yang memiliki dua persambungan kutub (seperti pada

gambar 1).

Transistor Unipolar adalah transistor yang hanya memiliki satu buah persambungan kutub

(seperti pada gambar 2).

Transistor biasa terdiri dari 3 buah kaki yang masing-masing diberi nama: emitor, basis

dan kolektor.

Transistor bipolar dapat diibaratkan dengan dua buah dioda yang tergambar pada gambar

1.

Untuk mengetahui kaki-kaki transistor lebih mudah dengan melihat data book transistor

yang mencantumkan kaki-kaki transistor. Dan untuk mengetahui kaki-kaki transistor

dengan menggunakan multitester akan dibahas pada bab II.

Transistor unipolar adalah FET (Field Effect Transistor) yang terdiri dari JFET kanal N,

JFET kanal P, MOSFET kanal N, dan MOSFET kanal P.

Simbol Transistor Unipolar :

 

 

2.2.THYRISTOR

Thyristor disebut juga dengan SCR ( Silicon Controlled Rectifier) dan banyak

digunakan sebagai saklar elektronik. Gambar diskrit dan simbol SCR ditunjukkan dengan

gambar dibawah ini :

Thyristor ini akan bekerja atau menghantar arus listrik dari anoda ke katoda jika

pada kaki gate diberi arus kearah katoda, karenanya kaki gate harus diberi tegangan positif

terhadap katoda.

Pemberian tegangan ini akan menyulut thyristor, dan ketika tersulut thyristor akan tetap

menghantar. SCR akan terputus jika arus yang melalui anoda ke katoda menjadi kecil atau

gate pada SCR terhubung dengan ground.

2.3.TRANDUCER

Tranducer adalah pengoperasian kerja suatu rangkaian yang lebih mudah diukur atau

dikendalikan oleh besaran listrik, yaitu tegangan dan arus dimana terjadi perubahan dari

suatu besaran ke besaran lainnya.

Adapun komponen elektronika yang termasuk ke dalam tranducer ialah :

2.3.1. LDR (Light Dependent Resistance)

Yaitu resistor yang dapat berubah-ubah nilai resistansinya jika permukaannya

terkena cahaya. Kondisinya ialah jika terkena cahaya nilai resistansinya

kecil,sedangkan jika tidak terkena cahaya (kondisi gelap) maka nilai resistansinya besar.

2.3.2. NTC (Negative Temperature Coeffisient)

Yaitu resistor yang nilai resistansinya dapat berubah-ubah sesuai dengan perubahan

temperatur terhadapnya. Jika temperaturnya makin tinggi maka nilai resistansinya

kecil dan sebaliknya bila temperaturnya makin rendah maka nilai resistansinya

semakin besar.

 

 

2.3.3. PTC (Positive Temperature Coeffisient)

Yaitu resistor yang nilai resistansinya dapat berubah-ubah sesuai dengan

temperatur terhadapnya. Jika temperaturnya makin tinggi maka nilai resistansinya

semakin besar sedangkan bila temperaturnya makin rendah maka nilai

resistansinya pun semakin kecil.

Simbol PTC :

 

About wienoorpurnama

Alhamdulillah blogku udah jadi…. Indra Purnama yang bantu aku buat ^-^ Namaku Tanti Dwini NoorRizki yang bersekola di SMK Informatika Sumedang. Aku sering di panggil ‘nyunyih’, ceritanya sangat panjang yang bermula karena sebuah Boneka Susan. (Taukan yang kecil2 itu??)hehehe… Aku tinggal di Perum Jatihurip Sumedang, Indonesia 45352 Aku punya Facebook namanya WienoorRizkia N’thanz Atiekhac’nyunyih kalo emailnya taninstas.indra@gmail.com

3 responses »

  1. Mr WordPress mengatakan:

    Hi, this is a comment.
    To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.

  2. Indra Purnama mengatakan:

    Jadi lupa lagi sama pelajaran tehnik elektro …..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s